



Semesta ternyata sudah mempertemukan kami jauh sebelum kami menyadarinya. 3 tahun lamanya kami berada di bangku SMA yang sama dan duduk dikelas yang sama. namun saat itu kami masih berteman layaknya teman sekolah biasa. bahkan berkali-kali berada dalam kelompok yang sama, kami sering dipertemukan dalam berbagai cerita dan kegiatan salah satunya lintas minat yang sama. namun saat itu kami hanyalah dua orang yang berjalan beriringan tanpa mengetahui bahwa takdir sedang menulis kisahnya sendiri.
Singkat cerita, aku dengan dia 1 Universitas yang sama hanya saja berbeda jurusan. disitu aku sering modus tanya soal pendaftaran kuliah kepadanya aku meminta antar padanya untuk mengurus administrasi perkuliahan, dan akhirnya pada suatu malam ditanggal 3 Bulan Desember 2018 aku memilih sebuah langkah sederhana yang mengubah segalanya untuk menjadikan dia sebagai kekasihku, setelah melewati masa pendekatan intens selama 5 bulan aku menyatakan perasaan yang aku punya padanya tepat dirumahnya sekitar pukul 7 malam menembus hujan badai sambil membawa donat & setangkai bunga mawar putih dan mengucapkan padanya “jika kamu mau menerimaku, tolong ambil bunga ini jika kamu menolaku buang saja bunga ini atau jangan kamu ambil” dan Alhamdulillah dia menerima ku ..
Pada akhir Tahun 2020, Seperti kisah pada umumnya perjalanan kami tidak selalu mudah. kami pernah memilih jalan yang berbeda, saling melepaskan, dan mencoba mengenal dunia masing-masing. Waktu membawa kami bertemu banyak hal baru, namun tidak ada yang benar-benar menggantikan tempat yang telah terisi sejak lama.
karena kami sama-sama tidak bisa memulai hubungan yang lain dengan orang baru.
Tahun 2022 tepatnya saat bulan Ramadhan, aku memilih mengajak balikan mantan ku ini karena setelah kita putus hampir 1 tahun lamanya akupun menyadari bahwa ternyata tidak ada perempuan yang bisa menjadi seperti dia, sejauh apapun langkah kami pergi tapi hati selalu menemukan jalan untuk kembali. ternyata selama putus menyadari bahwa perempuan yang selalu aku tuju dan selalu terbayang dalam benaku adalah mantan Terindahku itu, Anggia. karena Ternyata aku sadar orang lama memang pemenangnya.
Kurang lebih kita membangun hubungan ini ampir jalan 8 tahun, suka duka riuh badai dan panasnya terik matahari telah kita lalui bersama, tidak mudah untuk berada di posisi ini memulai lembaran baru dengan orang lama memperbaiki yang rusak dengan pemenangnya, setelah doa yang selalu aku panjatkan di sepertiga malamku dan aamiinku bertemu dengan aamiinmu atas izin dan Ridho Allah izinkan aku untuk menjadi Imam mu selamanya, mari kita bangun masa depan bersama dengan penuh cinta dan kasih sayang, mengikat janji suci pernikahan dan memulai perjalanan selamanya bersama, selalu mengucapkan rasa Syukur atas berkah kebahagiaan yang kita sedang jalani saat ini, Bismillah Pernikahan kita akan selalu mendapat Berkah dan Rahmat dari Allah SWT dan menjadi keluarga yang Sakinah Mawadah Warohmah aamiin Allahuma aamiin
“Bukan tentang siapa yang datang lebih dulu,melainkan siapa yang tetap tinggal dan memilih untuk tetap kembali”
